Ilmu pengetahuan tidak bisa terpisahkan dari kekuasaan. Ini dikarenakan ilmu pengetahuan menimbulkan kekuatan. Dia sama seperti ilmu pengetahuan lain yang juga menyimpan kekuatan dan akses untuk kekuasaan.

Seperti sihir dan ilmu agama keduanya memiliki kekuatan tersendiri yang akhirnya membawa kekuasaan yang khusus bagi siapa saja yang memilikinya. Pemilik kekuatan Vodoo misalnya, dia bisa melakukan kutukan-kutukan bagi siapa saja yang berani menantang mereka. Memang masih banyak yang meragukan jenis praktek ini, namun demikian terlalu banyak fakta dan bukti dalam dunia kaum-kaum yang lampau, bahkan di zaman modern ini praktiknya masih juga ditemukan. Jenis kekuasaan ini mampu membuat orang ditakuti, menyelaraskan tujuan-tujuan, dan lain sebagainya. Dan kalaupun memang kekuatan gaib itu tidak terbukti maka masih ada kekuasaan berupa bangunan rasa takut di masyarakat.

Agama di lain fihak memiliki jenis-jenis kekuatan yang berbeda. Dia memiliki kekuatan baik dari dimensi supranatural, dimensi spiritual dan dimensi sosial politik. Seseorang yang mempelajari agama misalnya, bisa jadi dia kebal dengan berbagai kekuatan gaib macam sihir-sihir, perjalanannya dibimbing kekuatan adi duniawi yang sangat besar. Agama juga menjaga jiwa manusia. Bukan hanya kekuatan dari pengendalian dunia “ini” saja yang muncul dari suatu ilmu agama, namun juga kesejahteraan batin dan kemampuan menjaga diri di dunia setelah kematian, bisa dibilang pengetahuan yang menyelamatkan jiwa. Pengetahuan yang menyelamatkan jiwa ini membawa kepada sebuah otoritas yang membawa kepada keselamatan. Otoritas ini menjadi kekuatan sosiologis dan politik.

Sains dibanding pengetahuan jenis lain memiliki kekuatan dan kekuasaan yang sangat jelas dan spesifik. Kekuatan yang di dapat dari sains bisa digunakan dan dikontrol dengan mudah. Perdukunan kadang kurang jelas dan kurang pasti. Agama memiliki kekuatan yang besar, namun siapa yang bisa mengendalikan “Yang Ilahi”, lagipula tujuan utama dari Agama bukan kuasa mutlak. Sains memiliki jenis kekuatan yang jelas dan mudah digunakan. Dengan ilmu pengetahuan seseorang bisa membuat bom atom, teknologi baru, kekuatan politik dan lain sebagainya. Pengetahuan adalah kekuatan, tak terkecuali sains itu sendiri. Kekuatan bisa dimanfaatkan dengan baik atau dengan keburukan.