Evolusi dalam pemikiran Charles Darwin kadang sering direduksi menjadi suatu jargon-jargon singkat dan menyesatkan. Kadang-kadang jargon-jargon berbunyi manusia berasal dari kera dan survival of the fittest didengung-dengungkan. Namun suatu pendapat yang demikian tidak adil bagi teori tersebut. Pertama adalah terlalu menyederhanakan masalah yang kedua adalah menyusahkan kritik dan menyisakan hanya suatu pertarungan debat kusir yang tidak produktif.

Teori Evolusi adalah suatu pandangan bahwa keragaman spesies dihasilkan oleh suatu proses bertahap. Sebuah spesies dihasilkan dari spesies yang lain. Teori Evolusi memiliki sejarah panjang dan tidak terbatas dari Darwin saja. Teori ini sudah berkembang sejak lama, bahkan sebelum Charles Darwin. Bahkan teori evolusi bermula dari Anaximander.

Teori Charles Darwin memiliki sesuatu yang spesial di dalamnya, yaitu bahwa dia bisa menjelaskan keragaman spesies dengan suatu hukum baku mirip dengan hukum fisika. Suatu Evolusi yang di dasari hukum sederhana tanpa memerlukan kerumitan. Dengan kata lain Charles Darwin berhasil membuat suatu rumusan teori keragaman spesies yang sangat sederhana sehingga menyerupai sebuah hukum fisika. Tentu saja ini sangat populer, mungkin karena keadaan pada masa itu atau mungkin karena prinsip pisau cukur Occam.

Teori yang dibawa Darwin sangat sederhana. Bahwa Evolusi adalah dihasilkan karena (paling signifikan) oleh mutasi yang kemudian diseleksi alam. Keturunan dari sebuah spesies, sering kali berbeda dengan kedua orang tuanya. Perbedaan ini disebut mutasi. Hal ini gampang dilihat. Misalnya kedua orangtuanya berkulit hitam bisa jadi anaknya terlahir dengan sedikit noda putih di kepala. Inilah yang disebut mutasi.

Mutasi menghasilkan perbedaan sifat dari tiap keturunan. Alamlah yang menjadi seleksi dari sifat mana yang dipertahankan dan mana yang tidak. Makhluk dengan sifat keturunan yang jelek akan mati karena alam. Makhluk dengan sifat keturunan baik akan melanjutkan hidupnya. Karena seleksi alam inilah maka sering disebut Natural Selection. Alamlah yang menjadi hakim dari jenis spesies yang bertahan hidup.

Teori Darwin ini menampilkan suatu proses perkembangan makhluk hidup dengan kesederhanaan teori fisika. Bahwa keragaman makhluk hidup adalah hasil dari seleksi ‘buta; dari alam. Teori ini menyebabkan berbagai ekses lebih lanjut seperti anggapan bahwa manusia berasal dari spesies lain, spesies menyerupai kera, Namun tetap saja hewan. Memang sudah banyak kritikan terhadap teori Darwin.