Filsuf selanjutnya yang kita bahas adalah Heraklitus dan Permanides. Pemikiran mereka berdua juga masih berkaitan dengan alam semesta ini. Pemikiran mereka berdua lebih berfokus pada perubahan. Mereka mencoba memahami sifat perubahan alam jagad raya ini.

Heraklitus menganggap bahwa segalanya berubah. Dia bahkan mempunyai maksim yaitu “segalanya mengalir”. Dia bahkan mengajukan sebuah teori yang berbunyi bahwa “seseorang tidak bisa melangkahi sungai yang sama untuk kedua kalinya. Maksudnya adalah ketika seseorang pergi ke sungai, dia kemudian pergi dan menyeberangi sungai yang sama maka sungai itu tidaklah lagi sama. Sungai itu sudah berubah, jadi sungai itu tidak sama dengan sungai yang sebelumnya dijelajahi oleh orang yang melangkah ke sungai sebelumnya.

Seperti Anaximender Heraklitus percaya alam semesta juga tercipta dari pergolakan antara elemen-elemen seperti api, air, udara dan tanah. Karena perubahan ini dia mengumpamakan struktur pembentuk jagad raya ini seperti api. Ini karena api selalu berubah. Kemungkinan ini gambaran dari suatu aturan perubahan jagad raya atau suatu Logos. Heraklitos percaya pada kesatuan pada yang berlawanan, satu hal yang berlawanan tidak bisa ada tanpa lawannya.

Permanides adalah kebalikan dari Heraklitus. Dia malah menganggap bahwa segala sesuatunya tidak berubah. Menurut Permanides semuanya sama, perubahan yang ada di sekitar kita hanyalah ilusi. Dia juga berpendapat bahwa semesta itu ada dalam kesatuan. Murid Permanides Xeno malah memberikan berbagai permasalahan logika yang menarik mengenai gerak.

Xeno dikenal dengan paradoks-paradoksnya. Paradoks yang paling terkenal tentu saja paradoks Achilles. Dengan paradoks Achilles dia mencoba membuktikan pemikiran-pemikiran gurunya. Pemikiran mengenai paradoks ini beratus-ratus tahun kemudian masih coba dan coba untuk dipecahkan.

Pemikiran Permanides dan Heraklitus ini masih cenderung ke pemikiran-pemikiran filsafat. Namun di dalamnya terdapat upaya untuk menjelaskan mengenai sifat-sifat dasar alam semesta ini. Selanjutnya akan di bahas filsuf alam yang memiliki dampak sangat besar bagi ilmu fisika. Atomisme.

Sumber Bacaan:

  • http://www.thebigview.com/greeks/parmenides.html
  • http://www.thebigview.com/greeks/heraclitus.html