Problema Induksi David Hume

Dalam pikiran manusia terdapat dua jenis cara menyimpulkan. Yang pertama adalah sumber dari Deduksi. Deduksi berasal dari hal umum ke hal yang khusus. Misalnya kita memiliki preposisi bahwa “Semua manusia pasti mati.” “Socrates manusia” “Maka Socrates pasti mati”. Kedua adalah sumber pengetahuan induksi, yaitu dari yang khusus ke yang umum, misalnya “besi memuai, emas memuai, perak memuai,” kesimpulannya semua logam memuai.

Dalam sebuah ilmu pengetahuan dua jenis penyimpulan digunakan hanya saja ilmu pengetahuan menaruh perhatian khusus kepada metode penyimpulan induksi. Ini karena induksi berasal dari pengalaman dengan kata lain cocok dengan metode ilmiah. Deduksi berarti memiliki asumsi lebih dahulu yang belum diuji. Kita lebih baik menyimpulkan dari pengalaman sendiri dengan demikian jauh lebih akurat.

Read the rest of this entry »

Lingkaran Wina (Der Wiener Kreiss)

Lingkaran Wina atau Der Wiener Kreiss adalah suatu istilah yang merujuk pada kelompok sekumpulan filsuf yang berkumpul di sekitar Universitas Vienna pada tahun 1922. Mereka berkumpul di sekitar Moris Schlick setelah dia kembali ke Vienna pada tahun yang sama, kemudian dia menjadi ketua dari kelompok ini. Dikenal juga sebagai Ernst Mach Society (Verein Ernst Mach) .

Diantara anggota-anggota kelompok ini seperti M. Schlick, Rudolf Carnap, H. Feigl, P. Frank, K. Gödel, H. Hahn, V. Kraft, O. Neurath, F. Waismann. Kelompok ini memiliki hubungan dengan K. R. Popper dan juga H kelsen. Mereka juga sering membahas tulisan filsuf Wittgenstein. Kelompok ini diawali pertemuan membahas epistemologi dan filsafat ilmu oleh Philipp Frank, Hans Hahn and Otto Neurath di kafe di vienna. Mereka kemudian membawa Moris Schlick yang memiliki jabatan di universitas Vienna.

Read the rest of this entry »

Biografi Willard Van Orman Quine

Willard Van Orman Quine lahir pada tanggal 25 juni 1908 di Akkron Ohio. Oleh sahabatnya dia dikenal sebagai Van. Dia terkenal sebagai salah seorang filsuf Amerika dan logikawan dalam tradisi filsafat Analitik. Ayahnya bernama Cloyd Robert Quine, seorang mekanik penemu perusahaan Akron Equipment Company, sedang ibunya Harriet Van Orman adalah seorang guru. Di sekolah dia terutama tertarik pada bidang sains, namun dia sejak kecil mulai tertarik dengan pertanyaan filosofis. Setelah selesai sekolah dia mendapat saran untuk membaca Bertrand Russel. Setelah membaca Principia Matematika dari Russel dan Whitehead dia meyakinkan dirinya untuk melanjutkan belajar matematika dan filsafat.

Read the rest of this entry »

Teori Ketidaklengkapan Kurt Godel

Ada sebuah anekdot yang mengatakan pada suau hari Kurt Godel dikenalkan pada sebuah Mesin Kebenaran Universal. Mesin ini diharapkan dapat menjadi mesin yang bisa menjawab semua pertanyaan. Kurt Godel yang dikenalkan ke mesin itu kemudian tersenyum kecil. Godel kemudian menulis suatu pemrograman pada mesin. Pemrograman itu bertuliskan “Mesin ini sesuai dengan kerja program tidak akan menyatakan kalimat ini benar.” kita nyatakan kalimat ini G. Dengan kata lain G = “Mesin ini tidak pernah menyatakan G itu benar.”

Read the rest of this entry »

Realisme Ilmiah dan Anti-Realisme Ilmiah

Apakah itu Realisme Ilmiah? Apakah itu Anti-realisme ilmiah?

Realisme ilmiah adalah suatu paham yang ada dalam dunia ilmu pengetahuan. Paham ini menyatakan bahwa objek-objek dalam pengetahuan ilmiah itu benar-benar ada dan terpisah dari ilmuan. Dalam sebuah pengetahuan ilmiah, sering kita dapati suatu istilah-istilah, seperti misalnya Quark, virus, photon, gelombang, dark matter, ruang publik, ruang pribadi, Super ego dan segala macam istilah menunjuk pada objek sdalam suatu ilmu pengetahuan ilmiah. Objek pengetahuan alam atau pengetahuan sosial.
Read the rest of this entry »

Filsafat Teori Penjelasan Ilmiah (Theories of Scientific explanation)

Pernahkah anda bertanya kepada ilmuan untuk menjelaskan sebuah teori ilmiah? Misalnya sebuah teori mengenai kenapa benda-benda jatuh dan bagaimana kecepatannya misalnya. Dia mulai menjelaskan mengenai gravitasi, massa, kemudian tekanan udara yang menghalangi dan lain sebagainya. Anda bisa bertanya “Kenapa? Ini dan Itu?” dan sang ilmuan menjelaskan penyebab suatu fenomena. Pernahkah anda menanyakan kepada diri anda, apakah apa yang dinyatakan sang ilmuan ini benar-benar ada di sana sesuai kenyataan ataukah dia hanya mencoba mengorganisasi pikiran anda saja agar memahami jalannya sebuah fenomena? Ini pernah menjadi perdebatan dalam filsafat ilmu pengetahuan.

Ilmu pengetahuan seharusnya berdasar pada hal-hal empiris. Hal-hal yang bersifat metafisis dan non empiris dikesampingkan dari sebuah teori ilmiah. Sayangnya berkebalikan dengan semangat ilmu pengetahuan teori-teori yang dipenuhi oleh objek-objek tidak terlihat menghasilkan hasil yang revolusioner.

Read the rest of this entry »

Reduksionisme

Reduksionisme adalah suatu kebiasaan untuk memandang sebuah bagian utuh dari sebuah objek dengan meneliti bagian-bagiannya. Sebagai contohnya kita meneliti sebuah mesin, kita akan meneliti bagian bagiannya seperti roda, mesin, generator dan lain sebagainya.

Kemudian setelah meneliti yang paling fundamental adalah gerakan generator karena itu fungsi gerak generator mewakili dan dianggap paling berperan bagi keseluruhan mesin. Sebuah sistem kompleks direduksi menjadi kerja bagian-bagiannya. Contoh lain adalah kerja kesadaran direduksi menjadi sekedar kerja dari otak karena itu harus diselidiki oleh neurophysiologists.

Read the rest of this entry »