Paradoks Einstein-Podolsky-Rosen

Argumen Einstein-Podolsky-Rosen atau nantinya disebut EPR adalah suatu argumen yang ebrasal dari sebuah percobaan yang disebut EPR. Percobaan ini sangat menghebohkan dengan hasil yang sangat mencengangkan bahkan hingga sekarang. Percobaan ini sangat terkenal, kontroversial dan mampu menggoncang dunia ilmu pengetahuan.

Penelitian ini dimulai dengan memisahkan sebuah partikel dari sebuah sumber yang sama. Mungkin anda membayangkan mengenai sebuah atom atau benda kecil yang dipisahkan dengan suatu alat demikian. Namun yang sebenarnya partikel ini berbentuk lebih menyerupai gelombang (Karena mungkin bisa dikatakan gelombang pada suatu waktu. Penelitiannya sendiri cukup rumit, saya akan menjelaskan secara singkat dengan banyak reduksi di sana sini.

Read the rest of this entry »

Objektivitas dalam Ilmu

Ilmu diharapkan agar objektif. Apa yang dimaksudkan dengan objektif. Objektif artinya sesuai dengan keberadaan realitas. Objek berada di luar dari pengamat, ada di luar sana. Itu artinya apapun kondisi yang mempengaruhi pengamat maka suatu realitas di luar sana tidak berubah. Pengetahuan yang objektif artinya sesuai dengan objek yang ada di luar sana itu. Dengan kata lain pengetahuan yang objektif mensyaratkan suatu pengetahuan yang tidak terpengaruh oleh kondisi subjek pengamat.

Dengan kata lain objek yang diamati dipisahkan dari pengamat. Ini adalah idealitas dari ilmu pengetahuan, menciptakan suatu pengetahuan yang benar. Sayangnya idealisme ini tidak bisa diwujudkan atau mungkin malah ada pengetahuan macam ini. Objektivitas akan menghasilkan suatu perdebatan panjang dalam bidang filsafat.

Read the rest of this entry »

Eksperimen Pikiran dan Penerapannya

Eksperimen pikiran adalah suatu cara melakukan eksperimen tanpa melakukan eksperimen secara fisik. Eksperimen dilakukan hanya di imajinasi atau pikiran, tidak dilakukan di laboratorium. Dengan melakukan eksperimen ini maka penelitian bisa dilakukan melampaui batas yang ada sekarang. Penelitian ini dilakukan karena alat-alat dan sumber daya sekarang belum mampu mengakomodir percobaan untuk dilakukan. Bukan kita melakukan eksperimen terhadap pikiran kita tapi kita melakukan eksperimen dengan pikiran kita.

Eksperimen pikiran sangat penting bagi bidang sains, apalagi terutama bidang filsafat yang bidang bahasannya seringkali empiris. Tantangan filosofis dari hal ini sederhana. Bagaimana kita bisa mengetahui lebih banyak mengenai realitas hanya dengan berfikir saja?

Read the rest of this entry »

Ilmu, Ilmu pengetahuan dan Sains: Penggunaan Istilah dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia kata dalam bahasa Inggris science sulit untuk diterjemahkan. Ini karena dalam bahasa Indonesia sering digunakan ilmu atau ilmu pengetahuan sebagai terjemahan dari science. Science berbeda dengan knowledge. Knowledge bisa diartikan sebagai pengetahuan. Knowledge tidak selalu harus merupakan Science bisa ada pengetahuan yang bukan merupakan Science misalnya pengetahuan sehari-hari seperti dimana restoran yang enak dan di mana tempat parkir. Science memerlukan standar yang lebih tinggi dari pengetahuan biasa.

Ilmu sering digunakan untuk menerjemahkan Science. Sayangnya ini juga menjadi sebuah kerancuan. Karena ilmu bisa dimasukkan kepada pengetahuan-pengetahuan yang di luar bidang Science. Dalam bahasa Indonesia kita bisa mengatakan mengenai Ilmu sihir, Ilmu agama, Ilmu silat. Jika hal ini diterjemahkan ke bahasa Inggris akan memiliki dampak konsepsi yang berbeda. Misalnya Magic-Science, Religion Science, Martial-art Science. Kata Science memiliki pengertian yang lebih sempit dari pengertian ilmu dalam bahasa Indonesia.

Read the rest of this entry »

Artificial Intelligence

Kecerdasan buatan adalah suatu bagian dari ilmu komputer yang meneliti mengenai mesin yang memiliki kualitas cerdas. Artifisial Intelegence berasal dari dua kata Artificial yang artinya buatan dan Intelegence yang artinya kecerdasan. AI atau kecerdasan buatan sudah sangat terkenal dalam bidang fiksi. Dalam cerita-cerita banyak menggunakan kecerdasan buatan yang bahkan memiliki kesadaran. Hingga sekarang belum ditemukan AI yang bisa dikatakan sadar. Tentu saja ini menjadi perdebatan dalam bidang filsafat.

John McCarthy dari Massachusetts Institute of Technology pada tahun 1956. Kecerdasan buatan termasuk yang 1) memainkan permainan : seperti catur 2) sistem rumit: program komputer untuk memberi keputusan dalam situasi nyata seperti membantu doktor dalam mendiagnosis penyakit 3) bahasa natural: pemrograman komputer untuk memahami bahasa manusia. 4) neural network : sistem yang merupakan simulai dengan mencoba mereproduksi tipe hububungan fisik yang ada pada otak hewan, dan 5) robotik pemrograman komputer yang melihat dan mendengar dan bereaksi pada sensor yang lain.

Read the rest of this entry »

Apriori dan Aposteriori

Dalam sebuah proporsisi sumber dari pernyataan di bagi menjadi dua. Dua jenis pernyataan itu adalah apriori dan aposteriori. Keduanya berasal dari bahasa latin. Apriori artinya dari sebelum sedangkan aposteiori berarti dari sesudah. Keduanya dibedakan berdasarkan dari mana sumber pengetahuan itu.

Apriori menyatakan bahwa sumber pengetahuan itu berasal dari sebelum pengalaman. Rasanya aneh bahwa ada pengetahuan yang di dapat dari sebelum sebuah pengalaman. Namun pengetahuan itu ada. Misalnya saja pengetahuan matematis. Pengetahuan seperti 1+1 =2 tidak kita alami terlebih dahulu, atau tidak butuh pengalaman dahulu. Memang seseorang meragukan karena pengalaman ini mungkin saja berasal dari pengalaman. Memang 1+1 bisa didapat dari pengalaman menambah yang dialami. Tetapi coba jika hasilnya lebih besar. Misal 10000 X 2 =20000. Sebagian besar dari kita pastinya belum pernah menghitung hal itu secara empiris. Namun demikian kita memiliki suatu perhitungan yang tepat mengenai masalah ini.

Read the rest of this entry »

Kontekstualisme

Kontekstualisme dalam epistemologis adalah suatu paham dalam filsafat pengetahuan. Paham ini beranggapan bahwa kebenaran dari sebuah pernyataan tergantung dari konteks mana dia dinyatakan. Kontekstualisme dalam pengetahuan merupakan argumen yang baik untuk menghadang argumen skeptis.

Pertama kita harus mengenal mengenai argumen skeptis. Argumen skeptis berpendapat bahwa kita tidak mungkin memiliki pengetahuan di sekeliling kita. Kita ambil saja contohnya pengetahuan bahwa kita memiliki tangan. Pengetahuan ini jelas sekali, bahwa saya melihat tangan saya, saya bisa merasakan ini tangan saya.

Read the rest of this entry »